Connect with us

Dua Pasangan Mesum dan Tiga Waria di Grebek Warga Lagi asik di Kamar Hotel

Hukrim

Dua Pasangan Mesum dan Tiga Waria di Grebek Warga Lagi asik di Kamar Hotel

Kota Jambi, Topikjambi.com — Warga kampung Enclek, Kecamatan Pasar Jambi beserta pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Pasar berhasil menjaring dua pasangan mesum bukan suami istri dan tiga wanita pria (waria).

Dua pasangan bukan pasutri dan 3 waria tersebut tertangkap di Hotel Dahlia, Kecamatan Pasar Jambi, sekira pukul 01.00 dini hari, Sabtu (1/5/2019).

Salah satu pasangan laki-laki yang mesum berhasil kabur dari kejaran warga sekitar, ketika menggrebek kamar hotel tersebut. Identitas yang didapatkan, semua yang terjaring berasal dari luar Kota Jambi.

Warga dan kepolisian ketika menjaring langsung berkodinasi pihak terkait yakni Camat Pasar Jambi dan Satpol PP Kota Jambi. Ketika diintrogasi oleh Camat Pasar Jambi, mereka mengakuin bahwa mereka sudah menginap selama 1 minggu, mereka bekerja di salon yang berada di Tehok, Kota Jambi, dan dua pasangan mesum baru 1 hari menginap di hotel melati tersebut.

“Tadi menurut pengakuan mereka yakni dua waria tersebut, mereka bekerja sebagai jasa salon kecantikan yang berada di Tehok, dan yang satu lagi waria itu beralasan habis belanja dari Pasar, mau pulang jauh ke Kasang Pudak, jadi dia nginap di Hotel tersebut,” ujar Mustari, Camat Pasar Jambi, Sabtu (1/5/2019).

Semua yang terjaring, akan diantar ke Dinas Sosial Kota Jambi, dan akan kita panggil pihak keluarga mereka, agar keluarga mereka tau tingkah laku mereka.

“Mereka akan kita rehab ke Dinas Sosial, untuk dimintai keterangan lebih lanjut, dan keluarga mereka akan kita panggil, kalau mereka mau lepas, sebenarnya mau kita pangkas rambut waria tadi, kita botakin,” Tandas Mustari.

Terkait penggrebekan hotel tersebut, Ketua RT setempat dan warga sekitar merasa resah, lantaran pasangan bukan suami istri sering keluar masuk dalam hotel tersebut, serta warga sering melihat tamu hotel mabuk-mabukan didepan teras hotel tersebut.

” Iya kita lihat laki-laki sering menggandeng wanita ke hotel itu, dan sering mereka duduk ngumpul malam-malam minum tuak, apa lagi di bulan suci ini, harusnya mereka menghargai kita sebagai penganut agama islam,” Pungkas Mamat Ketua RT setempat. (Jir).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

To Top